Leave a comment

Panglima lidah ep. 1

Di sebuah desa terpencil di negara Italia, hiduplah sepasang suami istri. Sang suami bekerja sebagai bala tentara di kerajaan Italia. Pada waktu itu, sang istri sedang mengandung, dan mereka berdua sudah mempersiapkan nama untuk anaknya itu. Kalau laki-laki, akan diberi nama Panglima lidah, kalau perempuan, akan diberi nama Ratna Dwi Martika. Setelah beberapa bulan berlalu, sang istri melahirkan seorang anak laki-laki yang akhirnya diberi nama Panglima lidah.

Dari kecil, Panglima lidah sudah dilatih ayahnya menggunakan pedang. Pada umur 15 tahun, Panglima lidah sudah menjadi pendekar di desanya. Dia bahkan bisa melawan musuh-musuh berbahaya yang biasanya mengganggu warga desa. Pada suatu saat, kerajaan sedang diserang, ayahnya harus membantu kerajaan untuk menyingkirkan musuh, sebelum berangkat, ia berkata ” Jaga ibumu ya…, tidak selamanya aku menemanimu nak!”. Beberapa jam kemudian, pasukan musuh sudah mulai menyebar ke pelosok desa. Dengan rasa marah, Panglima lidah mengambil persenjataanya. Tak lama kemudian ada suara “Hey!! keluar dari sini!! tempat ini sudah kami kepung!!” Suara para pasukan musuh. Lalu Panglima lidah mendobrak pintu dan langsung menebas 3 prajurit itu.”aghh!!!” Teriak prajurit yang tertusuk perutnya. Panglima lidah lalu membawa ibunya ke markas rahasia desa. “Ibu disini saja, ibu pasti aman kok”, ibunya menjawab “Cari ayahmu ya nak!”, “baik bu”.  Panglima lidah pun keluar dari markas lalu membantu warga-warga desa yang kualahan melawan pasukan-pasukan musuh. Beberapa jam berlalu, akhirnya desa pun terbebas dari serangan musuh.

Ketika Panglima lidah keluar dari desa untuk mencari ayahnya, ibunya memegang tanganya, “Nak, jaga dirimu  baik-baik ya, di luar sana pasti ayahmu lebih membutuhkan mu daripada ibu”, “baik bu..”. Sesampainya di kerajaan, Panglima lidah melihat sang raja sudah disandra dan yang membuat dia marah, ayahnya telah mati dengan kaki tanganya yang tertusuk pedang. “Grrrr..sialan kau!!mati kau!!” Panglima lidah langsung bertanding dengan Jendral utama sang musuh. Mereka saling beradu pedang. Lalu si Jendral menusuk pedangnya ke pundak Panglima lidah dan “Mati kau!!!”, kata Panglima lidah”Haaa??!!”. “Kyukei no kaze!!(Kyukei no kaze adalah jurus angin yang dikumpulkan dengan cara memfokuskan di 1 titik), “Aghhh…”Jendral pun akhirnya terpental dan sekarat. Lalu Panglima lidah menusuk kepalanya dengan pedangnya dan dia pun mati.

Tak lana kemudian, pasukan musuh kembali ke kerajaan, tapi mereka melihat Jendral mereka mati terbunuhdan raja sudah dalam keadaan normal. Apa kelanjutanya…?? simak terus ya….

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: