Leave a comment

Panglima lidah Ep. 2

Ketika prajurit musuh melihatnya, mereka langsung mundur dan kabur. Tiba-tiba di depan mereka, ada Panglima lidah yang telah menghalanginya. “Mau kemana kau? kau sudah membunuh ayahku, maka balasanya akan setimpal, rasakan ini, Kyukei no kaze….”, ” AAgghhh…!!” Para prajurit langsung terpental dan sekarat. Lalu Panglima lidah pulang untuk melihat keadaan deanya. Saat itulah ia melihat ibunya mati tertusuk tombak.”Grrrr….Siaaaaaaal”. Kini Panglima lidah sudah tidak punya siapa-siapa lagi.

Besoknya, Panglima lidah dipanggil oleh raja guna untuk diberi hadiah atas perjuanganya itu.” Ini Panglima lidah, aku berikan kau pedang rosso fuoco. Pedang ini akan mengeluarkan api jika ada hawa musuh disekitarmu.” , “lalu, aku harus tinggal dimana?”, “kalau itu, tinggalah bersama anakku, Raden Basudewa.”, “oh…terima kasih…”

Saat Panglima lidah bertemu dengan Raden basudewa, mereka berkenalan dan saling berbincang, “Yo’ kita berlatih…”, kata Raden basudewa, ” yo'”. Akhirnya mereka berltih dengan mengadu kekuatan mereka, mereka beradu pedang-pedangan.”ting-ting-ting”, Suara pedang mereka, suatu waktu PAnglima lidah mengeluarkan “Kyukei no kaze…..” Tapi dengan cepatnya Raden basudewa menghilang ke belakang Panglima lidah dan mengeluarkan jurus “Denkyu…!!!”, “Aghhh…!!”, “kau tidak apa-apa?” , “tidak….tehknikmu sangat baik, jurus apa itu?”, “Itu adalah jurus api dan angin yang digabungkan dengan tenaga dalamku sehingga mambentuk bola listrik yang kuat….”, “oo jadi begitu”

Besoknya, mereka berdua dipanggil raja untuk melakukan misi di hutan pericoloso. Hutan itu terkenal berbahaya. Tapi raja yakin, mereka berdua bisa melakukan misi ini dengan lancar karena raja tahu betapa kuatnya kekuatan mereka. Beberapa jam kemudian mereka berangkat, mis mereka adalah mencari batu permata pusaka. Saat mereka disana, ,mereka melihat banyak tengkorak yang hilang bagian kepalanya, “siapa mereka itu?”, tanya Panglima lidah, “itu adalah orang yang telah gagal mengambil batu permata pusaka, kepala mereka telah dimakan oleh monster pemakan kepala”, “APA!!!”, “iya, apa kau takuuut??”, “ahh..tidak-tidak, aku baik-baik saja…”, “kenapa badanmu bergetar?”, “ahh..mana yang berhetar? sudahlah ayo Raden basudewa kita harus bergegas”, “baik”. tiba tiba ada monster naga yang menghalangi mereka. Bagaimana kelanjutanya simak terus ya…..

 

Fiamma spada Reddish

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: